Pelepasan KKN PAR Angkatan Ke-4 STITNU Al Farabi Pangandaran

STITNUALFARABIPANGANDARAN.AC.ID Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran beserta Wakil Bupati Pangandaran melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan. Sebanyak 44 mahasiswa dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam dan Pendidikan Islam Anak Usia siap melaksanakan KKN di Desa Bagolo, Desa Emplak, Desa Cibuluh dan Desa Tunggilis. Turut hadir dalam pelepasan tersbut Wakil ketua bidang akademik Dr. Dasep Ubaidillah, Wakil ketua bidang keuangan dan kepegawaian Samsudin Aziz, S. Pd. M. M., dosen dan staf STITNU Al Farabi Pangandaran.

KKN yang mengusung tema Management, Education and Wellbeing ini menjadi upaya untuk meningkatkan imun masyarakat dalam manajemen, pendidikan dan kebahagiaan. Irpan Ilmi, S. Hum., M. M. selaku ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyampaikan, “Mahasiswa harus siap mengamalkan ilmu pengetahuannya di masyarakat. Metode PAR (Paricipatory, Action, Research) mengharuskan mahasiswa Bersama masyarakat menggali potensi dan kekuatan masyarakat dalam bidang apapun, utamanya manajemen dan pendidikan”.

Kuliah kerja nyata, tambah Dosen STITNU yang juga menjabat ketua LPPM ini, upaya menghadirkan mahasiswa di tengah-tengah masyarakat untuk istiqomah dengan bahagia menjalankan amanat UUD 1945.

Ketua STITNU Al Farabi Pangandaran, Drs. Asep Saepurrohman, M. M. menegaskan, “Mahasiswa harus mampu mengamalkan tri dharma perguruan tinggi. STITNU Al Farabi Pangandaran ini adalah teaching university, riset university, oleh karena itu, kekuatan riset di mahasiswa dan dosen akan berdampak pada perwujudan kecerdasan kehidupan bangsa dan relisasi visi kabupaten Pangandaran yang mendunia.”

Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran, melalui program KKN telah berhasil memberikan sumbangsih dalam bidang pendidikan. Ketua STITNU, Drs. Asep mengemukakan bahwa, STITNU telah berkontribusi dalam meningkatkan APK Kabupaten Pangandaran. “Harapannya, pemerintah Kabupaten Pangandaran, juga membantu dalam fasilitasi pembangun kampus STITNU ini baik dalam fisik maupun non-fisik.” Ungkap Ketua STITNU dalam sambutannya dihadapan mahasiswa dan wakil Bupati Pangandaran.

More
articles